Momen Hangat di Boven Digoel, TNI dan Warga Papua Masak Bareng, Pererat Persaudaraan di Rawa Bustop

    Momen Hangat di Boven Digoel, TNI dan Warga Papua Masak Bareng, Pererat Persaudaraan di Rawa Bustop

    BOVEN DIGOEL - Kehangatan hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat Papua kembali terlihat di Kampung Rawa Bustop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista (WP) Pos Rawa Bustop menggelar kegiatan memasak dan makan bersama warga sebagai upaya memperkuat silaturahmi serta membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah perbatasan.

    Kegiatan yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) itu menjadi lebih dari sekadar agenda makan bersama. Dalam suasana penuh keakraban, prajurit dan warga duduk bersama, memasak, berbagi cerita, serta mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini terus dibangun di tengah kehidupan masyarakat Kampung Rawa Bustop.

    Komandan Pos Rawa Bustop, Letda Inf Suryo Nugroho, S.Tr.(Han), mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal bulan sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

    "Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran TNI bukan hanya dalam tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari keluarga besar masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi jembatan untuk membangun rasa saling percaya dan memperkuat persaudaraan, " ujar Letda Inf Suryo Nugroho.

    Menurutnya, komunikasi yang dibangun melalui kegiatan sederhana seperti memasak dan makan bersama mampu menciptakan hubungan yang lebih dekat dan terbuka antara prajurit dengan warga.

    Kehangatan tersebut juga dirasakan masyarakat setempat. Salah seorang warga Kampung Rawa Bustop, Mama Yuliana, mengaku kegiatan makan bersama selalu dinantikan karena menjadi momen untuk mempererat hubungan dengan personel TNI.

    "Setiap awal bulan kami berkumpul dan makan bersama Bapak TNI. Kami merasa senang karena mereka selalu hadir, mendengarkan cerita kami, dan membuat kami merasa seperti keluarga sendiri, " ungkap Mama Yuliana.

    Sementara itu, Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Moh. Irwan Afandi, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perbatasan di Papua Selatan.

    "Membangun keamanan tidak cukup hanya melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan membangun kepercayaan masyarakat. Kegiatan kebersamaan seperti ini menjadi bukti bahwa TNI hadir untuk melindungi, mengayomi, sekaligus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat, " tegas Letkol Inf Moh. Irwan Afandi.

    Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin antara prajurit dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah perbatasan.

    Melalui kegiatan sederhana yang sarat makna tersebut, Satgas Pamtas Yonif 403/WP terus menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat Papua. Kehangatan yang terjalin di Kampung Rawa Bustop menjadi gambaran bahwa nilai gotong royong, kepedulian, dan persaudaraan tetap tumbuh kuat sebagai fondasi menjaga kedamaian di Tanah Papua.

    (PERS)

    tni papua boven digoel satgas pamtas kebersamaan persaudaraan beritapapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Peduli Kesehatan Warga Papua, Satgas Yonif...

    Artikel Berikutnya

    Tak Hanya Jaga Perbatasan, Satgas Yonif...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pastikan Kejuaraan Bola Basket Berjalan Aman, Polisi Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
    Kalapas Irhamuddin Pimpin Kontrol Blok Hunian, Pastikan Situasi Tetap Aman
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Dua Pelaku Curanmor Ditangkap di Curug, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Kaliber 9 Milimeter
    Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Berencana Dibekuk Polres Metro Tangerang Kota di Hari yang Sama

    Ikuti Kami